Friday, April 29, 2011

Body Issue

I feel weird with my body lately.
Saya sudah hidup layaknya seekor babi di musim liburan kmaren, bangun-makan-nonton sambil nyamil-pergi-makan-pulang main internet-snack-nonton-pergi makan lagi-pulang-nonton-makan buah-tidur 9-10 jam..... dst siklus itu berulang.
Dengan harapan gw nimbang di akhir liburan bisa 45 kg. XDD
Tapi tetep aja berat gw gak beranjak dari 41 kg.
*kecewa*
Timbangan bukan sahabat saya... :'(

And then with the eyes issue..
Jadi hari Senin kmaren itu gw ke GI, trus pas mau ke Bread Talk, gw dicegat oleh SPG yang menawarkan contact lens Acuvue dari Optik Seiz.
Dy bertanya " Mata kakak minus?"
Saya menjawab "Nggak", berdasarkan pemeriksaan terakhir 8 tahun yang lalu XDDD
Gw terus berjalan, tapi Mbak itu buru2 bilang "Mau coba periksa matanya dulu Kak?"
Periksa mata? Saya kurang tertarik tuh, karena saya merasa penglihatan saya baik2 saja. XDD
Tapi kemudian Mbak itu bilang "Gratis lho kak!"

Gratis...
Gratis...
Gratis...
Gratis...
Gratis...


*w* -> My expression turned like this almost literally..
Ya jadi karena gratis, saya langsung tertarik gtu ceritanya. Saya rasa Mbaknya sih langsung tau gw agak2 cipe yah. Tapi ya udahlah, dia yg nawarin. Terus setelah nanya nyokap (yang juga ikutan antusias karena gratis), gw pun memeriksa.

Gak lama sih. Pas udah selesai saya bangun, terus Mbaknya bilang
"Ok, gak ada minusnya kok."
Ahh good.. >w<
"Tapi ada silinder. Emang ada silinder yah?"
Oh iya, saya tau sih. Pemeriksaan 8 tahun yang lalu juga bilang saya silinder.
Terus karena penasaran, setelah saya jawab iya ada silinder, saya nanya, "Emang silindernya berapa Mbak?"

Mbaknya menjawab "Yang kanan 1,25. Yang kiri 1/2."

1,25...
1,25...
1,25...
1,25...
1,25...



@_@ -> ekspresi mata silinder XD
Gw syok... 8 tahun yang lalu silinder kanan gw cuma 1/4 atau 1/2 gtu gw lupa. Sekarang udah 1,25??!?
Oh my God.......
Emang sih gaya baca gw sangat ga sehat. Bisa nongkrong berjam2 dpn laptop, baca sambil tidur, apalagi baca dari HP yang hurufnya agak kecil2, baca di mobil yang goyang2, sampai baca remang2.
Tapi mungkin karena mata gw gak ada minus (gw juga ga ngerti sih kenapa, tapi keluarga gw itu memang sepertinya punya sejarah matanya kuat2, jadi meskipun gaya baca yg sangat ga sehat itu, mata gw dari dulu tidak ada minus, jadi karena spt itu kondisinya, semakin lama semakin menjadi2.. istilah pushing to the limit), gw merasa gw masih melihat dengan baik. Maksudnya gw duduk di barisan paling belakang pun gw masih bisa membaca tulisan di papan tulis, atau misalnya buku cetak gw taro lantai trus gw berdiri gw juga masih bisa baca dengan jelas. Jadi yah gw jujur aja ga pernah merhatiin kesehatan mata.

Sayangnya gw tidak sadar gw sudah sangat memperparah silinder gw. Kata banyang 1,25 itu GEDE banget -_-"". Kata bokap gw, itu karena gw sering baca sambil tidur. Mungkin silinder ga parah sih, ga perlu pake kacamata, dan yah gw masih bisa membaca dengan jernih. Tapi ada gangguan2 tertentu yang bisa ditimbulkan, misalnya kalo menggaris ga bisa lurus, atau hal2 lainnya yang berhubungan dengan fokus bayangan.

Terus saya nanya sama bokap saya, kalo silinder bisa diperbaiki gak. Berhubung karena kakaknya omah saya (kakak nyokapnya bokap, saya pangillnya Opah Teng. Mungkin Vanya tau, karena dia sangat terkenal terutama di Bandung. Sekarang sih udah meninggal, 1 atau 2 tahun yang lalu) itu dokter mata dan punya klinik lensa kontak yang sekarang diurus sama bokap gw dan kokoa, jadi bokap gw cukup tau hal2 gini. Katanya bisa disembuhkan dengan 2 cara, lasik dan orthokey -> gak tau tulisannya bener atau nggak. Yang umum sih lasik, tapi itu gak bagus sebenernya buat mata.

Lain halnya orthokey. Orthokey ini emang baru, karena katanya merupakan inovasi oleh dokter dari Cina yang kemudian kerja sama ma Opah Teng untuk melisensikan pendistribusian di Indonesia. (sekilas info, karena belakangan kondisi kesehatan Opah Teng itu buruk, lisensi Orthokey itu jadi terlantar. Sempet mau diambil dokter mata lain, tapi yah gimana, lisensinya udah dipegang. Sedangkan yang sekarang ngurus seperti bokap gw dan kokoa tidak punya latar belakang dokter mata, dan klinik mata itu istilahnya masih dipertahankan karena menghormati almarhum Opah Teng, jadi yah gak banyak yang bisa dilakukan dan gak banyak orang yang tau.)

Dengan Orthokey itu katanya bisa menyembuhkan permanen dan sangat bagus, cocok buat usia2 gw. Cara kerjanya adalah mnggunakan kontak lens khusus setiap hari kalau tidur, sehingga lensa mata akan ditekan supaya menjadi normal. TAPI jangka waktu pemakaiannya 2-3 TAHUN. FUU~~ gw gak yakin gw bisa serajin itu make tiap hari sebelum tidur. Tapi cukup tempting sih, karena katanya setelah itu akan sembuh total permanen tanpa efek samping. Saya kan mau mata saya normal >_< Tapi yah sekali mau pakai kan harus komitmen, kalo ga udah mahal2 percuma. Jadi dirundung dilema.

So that's my body issue for now..

Currently listening to: Mr. Taxi - SNSD

No comments:

Post a Comment