Akhir2 ini, entah kenapa semangat menulis gw sedang sangat menggelora..
Sebetulnya ada satu cerita yg pengen banget gw tulis. Jadi ceritanya tentang seorang cewek atlit lompat tinggi di sekolahnya yang homogen, bernama Fanta, dengan seorang cewek tim kejuaraan debat di sekolah yg sama, bernama Sei, tapi karena suatu hal dan lainnya mereka baru mulai kenal satu sama lain pas kelas 3 (SMA), itupun karena kebetulan ktemu di WC (klise.. hahahahaha). Dan berlanjut ke series of event yg membuat mereka semakin dekat.
Ceritanya masuk ke komplikasi di mana ternyata Fanta sudah punya temen dekat cowok, bernama Reyner. Reyner dan Fanta ini sebenarnya saling suka, tapi kedua2nya selama ini malu2 untuk mengakui (semakin klise XDDD). Tapi karena kedekatan dia sama Sei, Fanta pun lama2 jadi jauh sama Reyner. Sampai akhirnya Reyner memutuskan untuk menyatakan perasaan dia di depan satu sekolah Fanta, di depan mata Sei juga. Di tengah kebingungan itu lah Fanta harus memutuskan antara long-time-crushnya dia yang udah so sweet, atau seseorang yang baru-baru ini saja dia kenal tapi berhasil merebut tempat di hatinya dan membuat dia merasakan sesuatu yang sangat baru. Bagaimana sebetulnya perasaan Fanta, dan further more, it was a matter of choosing a man or a woman, getting a real boyfriend or breaking the law.
Implied Yuri of course.. XDD It will be done in Sei's POV.. Dalam bayangan gw bahakan sudah banyak scene2 yg ign gw masukkan. Apa yang membuat gw ingin mewujudkan cerita ini adalah gw ingin mengekspresikan gimana Sei dan Fanta bisa dekat secara emosional dengan setiap kesempatan yang ada, dan sampai akhir pun tidak harus melibatkan kontak fisik lebih dari sekedar pelukan. Maksudnya mereka berdua itu perempuan, dan apa yang mereka rasakan tidak melibatkan insting alami antara cewe dan cowo yang melibatkan "lust". No kissing on the lips apalagi scene bed *shudders*. It will be a fun way to express my definition of real true love. Pure emotion thing.
Yes, I'm a true believer of true love. Menurut gw cinta sejati adalah cinta yang benar2 saling pengertian tanpa harus pakai "kontak fisik". Sure, kontak fisik adalah sebab akibat berikutnya. Tapi tanpa itupun cinta tidak akan berubah kan? XD (klise to the max). And I think it will be a good chance to me to explore the norm around this type of forbidden relationship *reffering to AnD's blog content about Yuri*. Gw hanya merasa cara mereka mengekspos ttg hubungan cewe dengan cewe itu jadi malah membuatnya terlihat salah total, dan sedikit banyak dengan cerita ini gw ingin menampilkan sisi lain dari yang namanya "Yuri" yang gak cuma sekedar hitam dan putih. :)
Aaaa ingin menulis itu dhe >_< (merasa hampir semua cerita saya ttg forbidden love XDD) tapi saya merasa byk kerjaan saya yg masih belum kelar "OTL Dan apalagi cerita ini kyknya akan panjang (model His Irrational Side) dan pasti menghabiskan waktu banyak dengan dasar cerita yang baru banget. Ide ceritanya sudah ada dari pertengahan semester 1 sebenarnya, karena tiba2 mengingat scene lompat tinggi Saya di episode pertama BLOOD+ yg super gaul. Makanya pas ternyata semester 2 ini kita harus ambil nilai lompat tinggi, gw merasa lucu karena kok rasanya kebetulan bgt yah.
Bonus theme song: *baru dapat mendadak*
*Lagu ini super sweet banget.. Seketika jatuh cinta dengan SJM to the max*
No comments:
Post a Comment