Saturday, March 31, 2012

A Change and A Solution

Setiap orang punya hak untuk mengambil keputusan2 penting dalam hidupnya.
Termasuk untuk menghancurkan hidupnya dan impian2nya.
Ya, itu adalah haknya.
Saya tidak akan mencampuri.

Tapi ketika orang itu tidak bisa lagi dan TIDAK MAU bertanggung jawab pada orang lain, itu adalah hal yang sudah tidak benar.
Itu bukan lagi haknya, melainkan kewajiban.

Ya, salahkan orang lain, salahkan institusi pendidikan, salahkan jurusan.
Ya, katakanlah tinggal menggunakan kemampuan grafik komputer, tinggal membatalkan rencana penting, tinggal mengubah kuliah, tinggal mengundur waktu.
Ya, katakan saja kemampuan berpikirnya terhambat karena tekanan mental, bahwa tidak semuanya bisa diselesaikan dengan uang, ataupun tidak bisa mengubah yang sudah dibeli.

Tapi sesungguhnya, tidak semuanya semudah itu.
Kita semua tahu bahwa orang itu memiliki kemampuan grafik komputer di atas rata2.
Sayangnya hal ini bukan lagi menyangkut kepintaran atau kemampuan seseorang lagi, tetapi apakah orang itu bisa respek atau tidak terhadap orang di sekitar.
The world doesn't revolve around you only.
It won't wait for you or hear any of your excuses.
And it will be like that whether you like it or not, for the REST of your life, whether you're in Indonesia, Japan, North Pole, and other places in the world.

Pada akhirnya, tidak ada yang perlu diselesaikan jika setiap orang punya SEDIKIT saja perhatian dan tanggung jawab.

I'm not saying you're a retard (maybe you are, but I don't care).
What I want is A CHANGE in yourself, for the better.
So in the future, even until we have parted ways, even under any circumstances (if perhaps you face the same situation and pressure)...
A thing like this WON'T happen again.
And you don't have to annoy more people.

It's up to you on how you want react to those statements.
You can ignore it, and hate me (haters gonna hate~~).
OR you can at least hear some parts, if not all, and try to make changes, starting from now by making a CONCRETE solution and not ranting over and over again like you're the king of this world.
But really, I wouldn't even bother to write this if I don't have the least care.


Sincerely,
Concern Citizen

No comments:

Post a Comment