Gw menjadi sangat obsesif.
Nggak sih sbetulnya, dari dulu gw juga sudah sgt obsesif. Kalau terobsesi sesuatu gw bisa lupa segalanya. Sampai lupa tidur, lupa kehidupan sosial, lupa mandi, lupa belajar, lupa ngerjain tugas yg menggunung.. hahaha.. Gw merasa ngeri sama diri gw sendiri kadang2. Seperti kehilangan kontrol terhadap diri sendiri. Bahkan terkadang kalau buka laptop gw bisa diam sejenak berpikir apa yang akan "gw" lakukan berikutnya (perhatikan tanda kutip). Seperti diri gw bergerak sendiri, sampai gw tidak tau apa yang akan gw lakukan selanjutnya.
*mulai merasa post ini agak serem*
Anyway, sebelum post ini semakin seram, post ini sebetulnya bukan untuk menceritakan kelainan gw
Jadi, liburan kemarin ini gw sedang sangat terobsesi dengan Nodame Cantabile. Main pointnya sih live-action-nya, tapi karena penasaran dengan ceritanya, gw pun mendownload sampai OVA anime dan membaca scan komik sekuel Nodame, yaitu Nodame Cantabile: Opera Hen.

Sebetulnya gw pernah terobsesi juga sama Nodame, kalo gak salah waktu pas mau mulai mid semester 1 kelas 9, abis nitip DVD dramanya sama Fanny. Tadinya cuma mau nonton 1 atau 2 episod, tapi akhirnya ga bisa berhenti sampe abis. Tapi waktu itu tidak segawat sekarang sih. Awal mulanya bisa sampai kumat sih karena gw download dan nonton final live-action movie-nya. Jadi kalau yg tau, Nodame Cantabie live-action diawali dgn drama seri 11 episode (1 episode = 1 jam), dilanjutkan 2 buah Nodame Cantabile Special (2 jam) yang menceritakan kehidupan Nodame dan Chiaki *tokoh utama* di Eropa, dan diakhiri dengan 2 buah movie, yg pertama Nodame Cantabile: Final Score yg keluar di bioskop Jepang Desember 2009, yg kedua Nodame Cantabile: Final Movement yg kluar April 2010 kemarin.
Sebetulnya pas liburan Juli kemarin, gw sempet nyari movienya di internet, tapi sayangnya belum keluar sub english yang asli dari SARS (komunitas subbers english drama2 jepang dan korea). Jadi akhirnya gw memilih untuk bersabar menunggu sub english yg resmi. Bahkan sebetulnya film yg kedua juga belum keluar dri SARS sih, tp saking penasarannya akhirnya gw download yg udh di sub ma orang Cina (lumayanlah, menurt gw masih bagus standarnya.. XDD).
Endingnya mnurut gw bagus sekaligus mengecewakan. Happy ending, tapi sampai akhir kita gak bisa bner2 melihat Nodame dan Chiaki melakukan piano concerto bersama, cuma bisa ngebayangin. Tapi gw mengerti bahwa ending yg dramatis begitu lebih indah di satu sisi dibandingkan ending yg "sempurna", if you know what I mean :)
Karena nonton movienya ini gw kemudian jd kangen pngen nonton lg dramanya. Mulanya cuma muter2 episod 8 dan 9 lewat laptop yg kebetulan dulu sempet gw download karena di DVDny rusak. Tapi lama2 gw malah download semua episod dari 1 sampe 11 yg satu episodnya rata2 500 MB (untungnya internet gw lg bersahabat, dgn kecepatan 105 kbps gw bisa download 1 episod dalam waktu 1 setengah jam. kalo gak dah gw banting2 laptopnya *mulai sadis*). Jadilah gw marathon dari movie, ampe drama, ampe spesial, ampe balik ke movienya lgi. Sampai hari ini pun gw masih terus memutar ulang episod2 yg gw suka. Hampir setiap hari selama liburan akhirnya gw tidur sampe jm 4 pagi karena gak bisa berhenti nonton (karena gw siangnya pergi ma sodara2 yg lg dateng dari New Zealand dan Surabaya, gw pulangnya jam 10-11an malam baru mulai nonton).
Hahaha.. sejujurnya seperti yg gw katakan di atas, gw agak ngeri dgn keadaan gw yg sekarang ini. Seperti tidak stabil. Untungnya kumatnya pas liburan. Kalau pas sekolah mau jadi apa. Gw cuma berharap dengan mulainya sekolah dalam waktu kurang dari 6 jam lagi, obsesi gw bisa segera berakhir. Doakan saya kawan >_<
Tapi jenis obsesi terhadap drama ini baru sekali terjadi (efeknya pun lebih parah dari biasanya). Gw juga ga ngerti kenapa Nodame Cantabile bisa membuat gw "nyaris gila" seperti ini. Mungkin karena akting Juri Ueno (Nodame) dan Tamaki Hiroshi (Chiaki) beserta peran pembantu lainnya yg sangat hidup dengan lelucon2 yg kadng2 suka frik dan alur cerita ttg musik dan orkestra yg bagus, membuat gw sangat tertarik. Pairingnya Nodame x Chiaki juga mungkin menjadi daya tarik utama. So sweet ampe2 selesai nonton movie 2 yg diakhiri duet Mozart for 2 pianos, pelukan, dan kissu panjang di sebuah jembatan di Eropa membuat gw merasa sangat2 UP. Chemistry mereka itu lhooo... aaa.. bner2 looks real *squel in delights*.
Dari yg gw cari di google, pairing ini bahkan mendapat peringkat 1 dalam sebuah poll most believable/romantic couple in drama. Di artikelnya juga ditulis, gimana caranya seorang pianis/konduktor yg begitu jenius dan sempurna bisa cocok denga seorang pianis yg setengah gila (hentai)? Ada yg mengatakan justru dengan segala ketidakcocokan itu mereka saling melengkapi satu sama lain.
Bagian favorit gw:
Duet Rachmaninov Piano Concerto No.2 Nodame x Chiaki (sorry gw gak ketemu eng subnya di youtube -_-"")
Ahh yg ini wajib nonton. Yaoi scene from nodame episod 10. XD (not hard core of course XD)
Sbetulnya masih ada lagi, tapi sayangnya gw tidak ketemu di internet. >_<
Ketemu di youtube, MV tribute Chiaki x Nodame:
Mungkin liburan berikutnya gw akan marathon lagi? Hahahah.. Waktu sangat cepat berjalan kalau dipikirkan seperti kta Uchi, tiba2 aja udh 1 semester kita lewati. Juli kemaren gw masih mencari2 Nodame movie. Dan mungkin gak terasa tiba2 berikutnya udh kenaikan kelas lagi. *sigh*
Still lots of work. Ngomong2 utk servol, di-update yah.. :) artikel maupun design layout *melirik vale untuk mengganti banner dan theme servol*
Thanks kawan! Semangat untuk semester 2!
No comments:
Post a Comment